KABARWARTA.ID - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan langkah strategis guna memastikan kelancaran pergerakan masyarakat selama masa arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini mencakup perpanjangan jam operasional serta penambahan armada di sejumlah titik krusial di wilayah Jakarta.
Sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia, penyesuaian jadwal ini difokuskan pada rute-rute yang bersinggungan langsung dengan stasiun kereta api dan terminal bus. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang kembali dari kampung halaman menuju ibu kota.
"Kebijakan memperpanjang jam operasional hingga pukul 23.59 WIB ini diterapkan secara khusus pada rute-rute yang melewati stasiun dan terminal guna mendukung kelancaran mobilitas pelanggan," ujar Ayu Wardhani selaku Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta.
Beberapa layanan koridor yang akan melayani penumpang hingga tengah malam meliputi Koridor 2A rute Pulo Gadung-Rawa Buaya, Koridor 4D rute Pulo Gadung-Kuningan, serta Koridor 7F rute Kampung Rambutan-Juanda. Perpanjangan ini diharapkan dapat mengakomodasi pemudik yang tiba di Jakarta pada malam hari.
Selain koridor utama, layanan Angkutan Umum Integrasi (AUI) juga mengalami penyesuaian waktu operasional. Beberapa rute tersebut di antaranya adalah 1H Tanah Abang-Stasiun Gondangdia, 1N Tanah Abang-Blok M, 1P Senen-Blok M, 1R Senen-Tanah Abang, 2P Stasiun Gondangdia-Tanah Abang, serta 4B Stasiun Manggarai-UI.
Layanan integrasi lainnya yang turut diperpanjang adalah 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini, 6H Senen-Lebak Bulus, 6M Stasiun Manggarai-Blok M, 8C Tanah Abang-Kebayoran, 8M Tanjung Duren-Tanah Abang, 9D Pasar Minggu-Tanah Abang, 12B Pluit-Senen, dan 14B Tanjung Priok-Senen via JIS.
Transjakarta juga tetap mempertahankan layanan operasional 24 jam pada koridor-koridor utama yang menjadi tulang punggung transportasi kota. Rute tersebut mencakup Koridor 2 (Pulo Gadung-Monas), Koridor 4 (Pulo Gadung-Galunggung), Koridor 5 (Kampung Melayu-Ancol), Koridor 11 (Pulo Gebang-Kampung Melayu), serta Koridor 14 (JIS-Senen).
Untuk memperkuat armada di titik tersibuk, manajemen juga mengerahkan 11 unit bus tambahan yang akan bersiaga di Terminal Pulo Gebang pada periode 25 hingga 27 Maret 2026. Penambahan ini merupakan respons langsung terhadap potensi penumpukan penumpang di salah satu gerbang masuk utama Jakarta tersebut.
"Rute-rute tersebut disediakan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan dari titik kedatangan di stasiun dan terminal arus balik, serta memastikan pelanggan memiliki berbagai opsi transportasi untuk menuju kediaman masing-masing," kata Ayu Wardhani.