KABARWARTA.ID - Sebuah insiden tragis akibat ledakan bahan peledak petasan kembali terjadi dan memakan korban jiwa di wilayah Jawa Tengah. Peristiwa memilukan ini menambah daftar panjang kecelakaan fatal akibat aktivitas perakitan petasan di lingkungan masyarakat.
Peristiwa tersebut tercatat terjadi di sebuah kebun pisang yang terletak di wilayah Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan hebat itu pecah pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.
Kejadian ini melibatkan tiga orang remaja yang merupakan warga setempat, yakni MS yang berusia 14 tahun, MM berusia 17 tahun, dan MAA yang berumur 14 tahun. Ketiganya berada di lokasi kejadian saat bahan peledak tersebut memicu dentuman keras yang mengejutkan warga sekitar.
Dilansir dari sumber setempat, insiden ini mengakibatkan satu orang remaja meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, dua korban lainnya harus segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat karena mengalami luka-luka serius akibat dampak dari kekuatan ledakan tersebut.
"Ledakan tersebut terjadi saat kedua remaja sedang merakit petasan di kebun milik warga setempat," ujar AKP Setyanto selaku Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota.
Dua korban utama, yakni MS dan MM, diketahui sedang meracik bahan-bahan petasan saat kecelakaan itu terjadi secara tiba-tiba. Sementara itu, korban ketiga berinisial MAA dilaporkan berada di sekitar lokasi dan turut terkena dampak dari kekuatan ledakan yang menghancurkan tersebut.
Pihak kepolisian dari Polres Pekalongan Kota segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami penyebab pasti ledakan tersebut. Garis polisi juga telah dipasang untuk mengamankan area kebun pisang yang menjadi titik pusat lokasi kejadian.
Kasus ini kini dalam penanganan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Pekalongan Kota untuk memastikan sumber bahan peledak yang digunakan para remaja tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada dan melarang aktivitas perakitan petasan yang sangat membahayakan nyawa.