KABARWARTA.ID - Suasana hiruk pikuk di Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung, seketika berubah menjadi mencekam pada Senin (16/3/2024). Teriknya sinar matahari yang menyengat siang itu mendadak diiringi oleh suara gemuruh dari bagian atap bangunan pasar.

Tanpa peringatan apa pun, plafon yang menaungi deretan kios di pasar tersebut ambruk dan menimpa area di bawahnya. Kejadian ini berlangsung sangat cepat di tengah aktivitas jual beli yang sedang berlangsung padat.

Setidaknya tercatat ada 13 kios yang mengalami kerusakan parah akibat runtuhnya material plafon tersebut. Seluruh bagian langit-langit pada deretan kios itu jatuh tak bersisa hingga menyentuh lantai pasar.

Di tengah puing-puing bangunan yang berserakan, tampak seorang pedagang wanita meratapi kondisi kiosnya yang kini hancur berantakan. Ia terlihat sangat terpukul melihat tempat usahanya tidak lagi utuh seperti sediakala.

Isak tangis tak terbendung saat wanita tersebut berusaha mengingat kembali detik-detik jatuhnya material bangunan yang nyaris membahayakan nyawanya. Kesedihan mendalam terpancar dari wajahnya yang memerah karena syok.

"Kejadiannya berlangsung sangat singkat dan tiba-tiba hingga membuat kami semua di sini merasa sangat ketakutan," ujar seorang pedagang wanita yang menjadi saksi mata di lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi sorotan warga sekitar yang sedang berkunjung ke pasar, mengingat Pasar Sehat Soreang merupakan salah satu pusat ekonomi di Kabupaten Bandung. Dilansir dari keterangan di lokasi, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.

Hingga saat ini, area di sekitar kios yang terdampak telah dipasangi tanda pengaman agar warga tidak mendekat. Para pedagang berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan bangunan pasar guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kondisi pasar yang semula ramai kini menyisakan trauma bagi para pedagang yang berada di lokasi saat plafon tersebut runtuh. Pihak pengelola pasar diharapkan segera mengambil langkah perbaikan agar aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal.