KABARWARTA.ID - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengambil langkah proaktif dalam mengelola potensi lonjakan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah yang diprediksi pemerintah. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan kembali ke kota asal berjalan lebih lancar dan nyaman bagi masyarakat.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, secara khusus mendorong masyarakat untuk merencanakan waktu kepulangan mereka dengan lebih bijak. Ia juga mengumumkan adanya kebijakan insentif berupa diskon tarif tol yang menarik untuk periode tertentu.

Kebijakan menarik ini berupa pemotongan tarif tol sebesar 30 persen yang akan berlaku pada tanggal 26 hingga 27 Maret 2026. Diskon ini dikhususkan bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus melalui sembilan ruas tol yang dikelola oleh Jasa Marga Group.

Pengumuman ini disampaikan Rivan saat melakukan peninjauan langsung kondisi lalu lintas pada H+1 Lebaran 2026, Minggu (22/03), di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), bersama dengan Menteri Perhubungan.

"Kami memohon dan meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan kembali pulang, agar dapat memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh pemerintah," ujar Rivan A. Purwantono.

Menurutnya, pemberian diskon tarif tol ini merupakan strategi penting yang dirancang untuk mengendalikan distribusi volume lalu lintas saat arus balik. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang jauh lebih nyaman dan minim hambatan.

Dalam upaya kesiapan menghadapi arus balik, Jasa Marga telah memperkuat berbagai lini pelayanan di ruas-ruas tol utama. Hal ini mencakup optimalisasi operasional gardu tol dan kesiapsiagaan penuh armada layanan jalan tol selama 24 jam.

Selain itu, Jasa Marga juga memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan serta pengaturan lalu lintas yang dapat dilakukan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Teknologi juga dimaksimalkan melalui JMTC untuk pemantauan lalu lintas secara real time.

Informasi terkini mengenai kondisi jalan tol akan terus disebarkan melalui Aplikasi Travoy, Call Center 133, dan Radio Travoy FM untuk mendukung pengambilan keputusan cepat oleh pengguna jalan, dilansir dari media terkait.