KABARWARTA.ID - Gerbang kayu ikonik Kebun Binatang Bandung dipastikan akan tetap dalam kondisi tertutup rapat selama periode libur panjang Idul Fitri 2026 mendatang. Keputusan ini tentu menjadi kabar yang kurang menyenangkan bagi para wisatawan yang merencanakan kunjungan keluarga.

Suasana yang biasanya ramai dengan riuh rendah pengunjung dipastikan akan berbeda tahun ini, tanpa ada keriuhan di depan kandang satwa. Tawa anak-anak yang biasa terdengar di bawah rindangnya pepohonan area Tamansari juga tidak akan terdengar selama masa penutupan sementara ini.

Pemerintah Kota Bandung secara resmi telah mengesahkan kebijakan untuk menghentikan sementara operasional destinasi edukasi legendaris tersebut. Langkah ini diambil menyusul adanya keputusan signifikan dari otoritas pusat terkait pengelolaan kebun binatang.

Keputusan pahit ini merupakan dampak langsung dari adanya surat keputusan dari pemerintah pusat yang dikeluarkan baru-baru ini. Keputusan ini memengaruhi status operasional salah satu ikon wisata Kota Kembang tersebut.

Secara spesifik, Kementerian Kehutanan telah resmi mencabut restu konservasi yang selama ini menjadi dasar operasional Kebun Binatang Bandung. Pencabutan izin ini menjadi landasan utama penutupan sementara.

Dasar hukum dari penutupan ini termuat dalam Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 107 Tahun 2026. Surat keputusan tersebut menjadi dasar hukum bagi Pemkot Bandung untuk mengambil langkah penutupan sementara.

"Gerbang kayu ikonik Kebun Binatang Bandung dipastikan bakal tetap terkunci rapat saat hiruk-pikuk libur panjang Lebaran 2026 mendatang," bunyi salah satu pernyataan mengenai kondisi wisata tersebut.

Lebih lanjut, mengenai dampak penutupan, disebutkan bahwa "Tak akan ada keriuhan pengunjung di depan kandang satwa atau tawa anak-anak di bawah rindangnya pohon Tamansari," menggarisbawahi suasana yang akan berbeda.

Keputusan untuk menutup sementara ini ditegaskan oleh otoritas setempat, di mana "Pemerintah Kota Bandung telah mengetok palu jika destinasi edukasi legendaris ini berhenti beroperasi untuk sementara waktu," ujar perwakilan Pemkot.