KABARWARTA.ID - Sebagian besar wilayah di kota Rennes, Prancis, sempat mengalami kesulitan akses terhadap layanan pemanas dan air panas dalam beberapa hari terakhir. Gangguan ini disebabkan oleh adanya masalah teknis yang menyerang jaringan pemanas perkotaan utama yang dikenal sebagai Enersud.
Operator jaringan yang bertanggung jawab atas layanan ini, Engie, telah memberikan perkembangan terbaru mengenai situasi tersebut. Mereka mengumumkan bahwa layanan telah berhasil dipulihkan hingga mencapai angka 95 persen pada hari Minggu, 15 Maret 2026.
Insiden awal yang memicu pemadaman ini terdeteksi pada periode krusial, yakni antara malam Jumat, 13 Maret, hingga Sabtu, 14 Maret 2026. Akibat gangguan ini, banyak pelanggan yang mendadak kehilangan pasokan pemanas dan air panas di rumah mereka.
Menurut informasi yang pertama kali diangkat oleh media Ouest-France, akar permasalahan ditemukan setelah dilakukan penelusuran mendalam oleh tim teknis. Kebocoran pada jaringan menjadi biang keladi utama dari terhentinya distribusi energi pemanas tersebut.
"Kebocoran yang menjadi penyebab insiden telah ditemukan pada malam 14 Maret di sektor Alma," jelas salah satu perwakilan Engie. Hal ini mengindikasikan bahwa penemuan titik kebocoran memakan waktu cukup lama sejak insiden pertama kali dilaporkan.
Warga Rennes dilaporkan terkejut mendapati kondisi rumah mereka tanpa pemanas dan air panas pada hari Sabtu, 14 Maret 2026. Kejadian ini tentu menimbulkan ketidaknyamanan signifikan mengingat kondisi cuaca pada saat itu.
Sebelumnya, redon.maville.com sempat memberitakan bahwa beberapa area di Rennes, termasuk kawasan Le Colombier, juga sempat merasakan dampak dari gangguan serupa. Engie memastikan bahwa upaya investigasi terus dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah tersembunyi lainnya.
Tim operasional dikerahkan secara intensif untuk memulihkan layanan secepat mungkin setelah kebocoran berhasil dilokalisasi. Upaya pemulihan menunjukkan progres signifikan di berbagai sektor yang terdampak oleh gangguan tersebut.
Pemulihan layanan dimulai di sektor Hôpital Sud yang dilaporkan kembali beroperasi normal pada Minggu pagi. Sementara itu, sektor Poterie mendapatkan kembali pasokan penuh pada pukul 14.00 waktu setempat.