KABARWARTA.ID - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang yang kini telah mendekati angka 100 persen. Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara pemerintah pusat, kementerian, lembaga, hingga keterlibatan aktif PT Hutama Karya (Persero).
Momen apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara usai menunaikan salat Idulfitri 1447 H bersama warga di Masjid Darussalam yang berlokasi di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Kebun Tj. Seumantoh, Sabtu (21/3). Dilansir dari CNN Indonesia, kawasan ini menjadi simbol kebangkitan masyarakat setempat setelah terdampak bencana.
Dalam proyek kemanusiaan ini, Hutama Karya bersinergi dengan sejumlah BUMN Karya di bawah koordinasi Danantara untuk membangun kawasan Huntara yang terintegrasi di jalur lintas Banda Aceh-Medan. Lingkungan tersebut dirancang secara mandiri agar warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.
Setiap unit hunian dibangun dengan dimensi 4,5 meter x 4,5 meter, menyesuaikan dengan standar minimum yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Infrastruktur pendukung pun telah dipastikan berfungsi optimal untuk mendukung produktivitas masyarakat.
"Fokus utama kami adalah memastikan seluruh warga Aceh Tamiang dapat merayakan hari kemenangan dengan perasaan aman dan nyaman di hunian yang telah dilengkapi fasilitas listrik, air bersih, serta akses jalan memadai," tutur Hamdani selaku Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
"Kehadiran fasilitas yang lengkap di kawasan Huntara ini merupakan wujud nyata komitmen Hutama Karya untuk selalu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dalam setiap penanganan bencana," kata beliau.
Selain sebagai tempat tinggal, kawasan ini juga menyediakan fasilitas sosial seperti sanitasi yang layak, dapur umum, area mencuci, hingga akses jaringan internet. Keberadaan Masjid Darussalam di tengah kawasan tersebut juga menjadi pusat kegiatan spiritual warga selama momentum Lebaran.
Hutama Karya juga memulihkan layanan dasar melalui Operasi IPA Rantau yang mampu menyuplai air bersih dengan kapasitas 40 liter per detik. Perusahaan juga telah merampungkan rehabilitasi Jembatan Lawe Mengkudu dan Jembatan Penanggalan guna memulihkan mobilitas serta jalur logistik.
"Alhamdulillah, saat ini sudah tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda pengungsian karena 100 persen telah berpindah ke hunian sementara maupun hunian tetap yang lebih layak," ujar Prabowo saat meninjau lokasi tersebut.