KABARWARTA.ID - Pemerintah Kota Makassar secara konsisten berupaya mengikis kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Upaya strategis ini tercermin dalam kunjungan kerja Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke Pulau Barrang Lompo pada Rabu, 19 Maret 2026.

Kunjungan yang dikemas dalam agenda Safari Ramadhan tersebut menjadi momentum penting untuk meninjau langsung progres pembangunan di wilayah pesisir. Dilansir dari Antara, langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah kota dalam menciptakan keadilan sosial bagi seluruh warga Makassar.

"Pemerintah kota memiliki komitmen yang sangat kuat untuk meningkatkan pembangunan di wilayah kepulauan demi mewujudkan pemerataan yang nyata," tegas Munafri Arifuddin.

Munafri tidak datang sendiri, melainkan memboyong jajaran lengkap pejabat Pemerintah Kota Makassar ke lokasi tersebut. Kehadiran tim teknis ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap program kerja dapat diimplementasikan secara tepat sasaran hingga ke wilayah terpencil.

"Kehadiran kami di sini bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi konkret atas berbagai persoalan," ujar Munafri Arifuddin.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah perbaikan infrastruktur jalan yang telah dijanjikan sebelumnya kepada warga. Selain itu, sektor pendidikan mendapatkan intervensi khusus melalui kehadiran Kepala Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi kualitas sarana sekolah dan kesejahteraan guru.

Sektor kesehatan juga tidak luput dari perhatian analitik pemerintah dalam meningkatkan standar pelayanan di kepulauan. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, para tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah pulau akan diberikan insentif yang lebih besar dibandingkan wilayah daratan.

Dalam aspek ketahanan pangan, pemerintah kota menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan untuk menjaga stabilitas stok logistik. Hal ini sangat krusial mengingat tantangan cuaca ekstrem yang seringkali menghambat proses distribusi barang dari daratan.

"Ketahanan logistik harus diperkuat agar ketersediaan bahan pangan tetap terjaga, sekaligus memangkas jalur distribusi yang selama ini terlalu bergantung pada pusat kota," kata Munafri Arifuddin.