KABARWARTA.ID - Pergerakan harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan sedikit pelemahan pada perdagangan hari Senin, 16 Maret. Harga dasar logam mulia tersebut kini terkoreksi ke level Rp2,992 juta per gram dari posisi sebelumnya.
Informasi yang diperbarui melalui situs resmi Logam Mulia Antam pada pukul 08.30 WIB menunjukkan adanya penurunan signifikan dibandingkan penutupan perdagangan hari Sabtu (14/3). Penurunan harga jual tercatat sebesar Rp5 ribu per gram dari posisi sebelumnya.
Pelemahan harga jual ini juga secara langsung berdampak pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam. Logam Mulia mencatat bahwa harga buyback emas hari ini berada di angka Rp2,744 juta per gram.
Adapun penurunan harga buyback tersebut juga tercatat sebesar Rp5 ribu dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari Sabtu. Hal ini menunjukkan adanya sinkronisasi pergerakan harga jual dan beli di pasar domestik.
Dengan adanya penurunan harga jual dan buyback tersebut, selisih harga antara keduanya kini berada dalam kisaran Rp248 ribu per gram. Selisih ini mencerminkan margin yang ditetapkan oleh Antam untuk transaksi jual beli.
Koreksi harga tidak hanya terjadi pada pecahan emas ukuran 1 gram saja. Dilansir dari data resmi, seluruh varian ukuran emas Antam ikut mengalami penurunan harga pada hari yang sama.
Sebagai contoh, emas ukuran 0,5 gram kini dipasarkan dengan harga Rp1,546 juta, sementara pecahan 5 gram dibanderol seharga Rp14,735 juta. Emas ukuran 10 gram juga turun menjadi Rp29,415 juta.
Bagi investor yang berminat pada investasi emas dengan volume besar, emas dengan bobot 100 gram kini berada di level harga Rp293,412 juta. Pergerakan ini perlu dicermati oleh para pemegang portofolio emas.
Meskipun demikian, pergerakan harga emas ritel yang dijual melalui Pegadaian menunjukkan tren yang masih bertahan pada level yang relatif tinggi. Harga emas Galeri24 terpantau berada di Rp3,012 juta per gram.