KABARWARTA.ID - Ketegangan di jalan raya kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah insiden perselisihan lalu lintas menjadi viral di media sosial. Peristiwa ini melibatkan seorang pemudik yang berasal dari Jakarta saat melintasi wilayah Kabupaten Bandung.
Insiden bermula dari cekcok antara pemudik bernama Muhammad Aulia Rachman (31) dengan seorang pengendara mobil tak dikenal (OTK). Lokasi kejadian diketahui berada di Jalan Raya Bypass Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Rekaman video dari peristiwa tersebut mulai menyebar luas di berbagai platform media sosial, menarik perhatian publik terhadap dinamika perjalanan mudik. Dilansir dari detikJabar, video tersebut terlihat pada hari Jumat, 27 Maret 2026.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat jelas bahwa situasi memanas antara Aulia dan pengemudi mobil berwarna putih yang berada tepat di depannya. Perselisihan verbal ini dengan cepat meningkat menjadi konfrontasi fisik yang mengkhawatirkan.
Puncak ketegangan terjadi ketika pengemudi mobil putih tersebut tiba-tiba membuka kendaraannya dan mengeluarkan seekor anjing jenis Herder. Tindakan ini sontak menambah unsur dramatis dan potensi bahaya dalam perseteruan tersebut.
Anjing jenis Herder tersebut kemudian diarahkan mendekat ke arah mobil yang ditumpangi oleh Aulia Rachman. Situasi ini menimbulkan kepanikan di dalam kendaraan pemudik tersebut.
Terbongkar! Alasan Sebenarnya BGN Hentikan Sementara SPPG Milik Hendrik Irawan di Bandung Barat
Istri dari Aulia Rachman, yang berada di dalam mobil, segera mengaktifkan perekam video untuk mendokumentasikan kejadian yang dianggap mengancam keselamatan mereka. Ia juga berteriak untuk memperingatkan pengemudi lawan mengenai keberadaan bayi di dalam mobil mereka.
"Istri Aulia yang berada di dalam mobil langsung merekam kejadian tersebut sambil berteriak bahwa ada bayi di dalam kendaraan," menurut keterangan yang didapatkan dari rekaman yang beredar, dilansir dari detikJabar.
Peristiwa ini menyoroti bagaimana perselisihan kecil di jalan raya, terutama saat arus mudik, dapat meningkat menjadi situasi yang sangat berisiko tinggi. Pihak berwenang diharapkan dapat meninjau insiden ini lebih lanjut.