KABARWARTA.ID - Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta menunjukkan tanda-tanda penipisan yang mengkhawatirkan di beberapa wilayah. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan adanya bayangan krisis energi global yang terus membayangi sektor energi nasional.

Data terkini menunjukkan bahwa seluruh jaringan SPBU Shell di Indonesia dilaporkan kehabisan stok untuk semua jenis produk yang mereka tawarkan. Sementara itu, mitra dagang lainnya, yakni SPBU Vivo, juga mulai melaporkan penurunan signifikan pada ketersediaan BBM mereka.

Informasi resmi yang terpampang pada situs resmi Shell Indonesia mengonfirmasi bahwa produk mereka, termasuk Shell Super, V-Power, V-Power Nitro+, hingga V-Power Diesel, saat ini sama sekali tidak dapat ditemukan di SPBU mana pun.

Pihak Shell menjelaskan situasi ini terkait dengan proses administrasi dan perizinan impor bahan bakar yang sedang berlangsung. "Produk bahan bakar minyak (BBM) Shell saat ini tidak tersedia. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami," tulis Shell dalam situs resmi mereka.

Shell menambahkan bahwa mereka sedang aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM untuk tahun 2026. "Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku," lanjut keterangan tersebut, dilansir dari CNN Indonesia.

Kondisi kekosongan ini terkonfirmasi di lapangan, seperti yang terjadi di SPBU Shell di Jatiasih, Bekasi, yang dilaporkan sudah dua bulan tidak memiliki stok BBM. Seorang petugas di lokasi tersebut yang meminta identitasnya dirahasiakan memberikan kesaksian mengenai situasi ini.

"Sudah hampir dua bulanan mungkin ya kosong semua. Belum ada info lagi kapan bakal ada," ujar petugas SPBU tersebut saat diwawancarai langsung pada hari Jumat (27/3).

Meskipun BBM telah habis, petugas tersebut memastikan bahwa layanan pendukung lainnya di SPBU Shell tetap berjalan normal seperti biasa. "Ya sekarang buka buat bengkel untuk servis atau ganti oli sama minimarket," imbuhnya.

Berpindah ke SPBU PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) di area Pekayon, Bekasi, situasi menunjukkan penipisan stok pada beberapa jenis BBM unggulan mereka. Hanya jenis BBM RON 92 atau Revvo 92 yang masih tersedia sebagai stok terakhir.