KABARWARTA.ID - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (25/3) sore ditutup dengan catatan positif yang signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melonjak tajam setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri usai.
IHSG tercatat menguat sebanyak 195,28 poin dalam sesi penutupan tersebut. Kenaikan persentase yang dicapai indeks utama ini mencapai 2,75 persen dari penutupan sebelumnya.
Pada penutupan hari Rabu tersebut, total nilai transaksi investor mencapai Rp25,64 triliun. Sementara itu, volume saham yang berhasil diperdagangkan tercatat sebanyak 38,35 miliar lembar saham.
Data dari RTI Infokom menunjukkan bahwa mayoritas saham bergerak positif pada hari itu. Sebanyak 574 saham berhasil menorehkan penguatan harga, berbanding terbalik dengan 148 saham yang terkoreksi.
Selain itu, tercatat pula sebanyak 101 saham lainnya yang menutup perdagangan hari itu dalam posisi stagnan atau tidak berubah. Hal ini menunjukkan sentimen positif yang dominan di pasar modal domestik.
Analisis sektoral menunjukkan bahwa sembilan dari sebelas sektor berhasil mencatat kenaikan kinerja. Sektor industri menjadi kontributor terbesar dengan lonjakan impresif sebesar 5,98 persen.
Namun, tidak semua sektor ikut menikmati euforia kenaikan ini, terlihat dari dua sektor yang justru mengalami pelemahan. Sektor barang baku memimpin penurunan dengan terkoreksi minus 0,17 persen.
Pergerakan pasar domestik ini juga sejalan dengan tren positif yang terjadi di sebagian besar bursa saham kawasan Asia. Indeks Hang Seng Composite di Hong Kong menguat 1,09 persen, dan indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 2,87 persen.
"Pada penutupan perdagangan Rabu (25/3) sore, sebanyak 574 saham menguat, 148 terkoreksi, dan 101 stagnan," demikian keterangan yang dibagikan dari foto yang menyertai berita tersebut, (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).