KABARWARTA.ID - Rekayasa lalu lintas sistem satu jalur atau one way menjadi strategi utama kepolisian dalam mengurai kepadatan kendaraan selama musim mudik dan balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diberlakukan secara tentatif menyesuaikan kondisi di lapangan.

Untuk mendukung kelancaran operasional skema one way tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Garut mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan personel Polisi Wanita (Polwan). Langkah ini bertujuan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat pengguna jalan.

Pengerahan Polwan ini secara spesifik difokuskan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pengendara yang mungkin mengalami hambatan perjalanan. Hal ini mengingat sistem satu jalur dapat memengaruhi jadwal tempuh yang sudah direncanakan.

Kasat Lantas Polres Garut, AKP Luky Martono, menjelaskan bahwa kehadiran Polwan sangat penting dalam memberikan informasi yang jelas kepada publik. Mereka bertugas memastikan pengendara memahami situasi lalu lintas terkini.

AKP Luky Martono menyatakan bahwa tujuan utama penugasan Polwan adalah untuk mengedukasi para pengguna jalan yang perjalanannya terhambat gara-gara diberlakukannya sistem satu jalur kendaraan atau one way. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kebingungan di tengah kepadatan.

Penerapan sistem one way ini merupakan bagian dari manajemen rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kebijakan ini bersifat situasional dan bergantung pada volume kendaraan yang terpantau.

Dilansir dari sumber terkait, kebijakan ini diharapkan dapat menjaga keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi wilayah Garut. Pelayanan ekstra dari petugas, termasuk Polwan, menjadi kunci keberhasilan implementasi rekayasa lalu lintas ini.

Dengan adanya dukungan dari Polwan, diharapkan komunikasi antara petugas dan pengendara menjadi lebih humanis dan efektif dalam menghadapi potensi penumpukan kendaraan akibat pengaturan lalu lintas tersebut.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.