KABARWARTA.ID - Bank Mega Syariah melaporkan pencapaian luar biasa dalam segmen pendanaan (funding) korporasi sepanjang tahun 2025. Total dana korporasi yang berhasil dihimpun oleh bank ini telah menembus angka fantastis, yaitu lebih dari Rp5,9 triliun pada penghujung Desember 2025.

Capaian signifikan ini menunjukkan adanya pertumbuhan tahunan (year on year) yang melampaui angka 60 persen. Peningkatan ini sejalan dengan semakin tingginya permintaan institusi akan layanan transaksi keuangan yang terintegrasi secara menyeluruh.

Pertumbuhan ini juga terlihat jelas pada instrumen giro korporasi yang menjadi salah satu penunjang utama. Dilansir dari CNN Indonesia, tercatat Giro Rupiah korporasi melonjak lebih dari 174 persen pada akhir tahun 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka Giro Rupiah korporasi tersebut kini telah melampaui batas Rp764 miliar, menandakan peningkatan kepercayaan institusi terhadap pengelolaan likuiditas mereka melalui Bank Mega Syariah.

Yoga Abyansa, Syariah Sales Segment Deputy Division Head Bank Mega Syariah, menyampaikan bahwa kinerja positif ini merupakan cerminan tingginya kepercayaan yang diberikan oleh institusi mitra.

"Kinerja positif ini juga didukung oleh implementasi Program Mesya Berkah Institusi, yang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan funding korporasi melalui peningkatan loyalitas nasabah institusi," ujar Yoga Abyansa dalam keterangan resmi yang dirilis pada Jumat (27/3).

Ia menjelaskan bahwa berbagai solusi layanan yang ditawarkan menjadi daya tarik utama bagi nasabah korporasi. Solusi tersebut mencakup layanan seperti payroll, virtual account, pembayaran pajak, hingga bank garansi yang terintegrasi dalam fitur cash management system (CMS).

Layanan terintegrasi dalam CMS ini menjadi faktor kunci dalam memperkuat ekosistem keuangan bagi para nasabah korporasi Bank Mega Syariah.

Menurut Yoga Abyansa, Program Mesya Berkah Institusi dirancang secara spesifik untuk memberikan nilai tambah maksimal bagi mitra institusi. Program ini bertujuan agar mitra dapat menempatkan dana sekaligus memanfaatkan layanan transaksional bank secara optimal.