KABARWARTA.ID - Suasana hangat menjelang perayaan Lebaran 2026 mulai terasa di berbagai sudut Kota Tasikmalaya. Masyarakat kini tengah bersiap menyambut malam kemenangan dengan beragam aktivitas di area pusat kota.
Untuk memastikan momen tersebut berjalan dengan tertib, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota telah menyusun rencana matang. Fokus utama petugas adalah mengatur pergerakan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan.
Langkah antisipasi ini diambil mengingat tingginya volume kendaraan yang diprediksi akan memadati jalanan jantung kota. Rekayasa lalu lintas menjadi solusi utama untuk menjaga kelancaran mobilitas warga selama malam takbiran berlangsung.
Pihak kepolisian tidak hanya sekadar mengatur arus jalan, tetapi juga menghadirkan konsep ruang terbuka bagi pejalan kaki. Strategi ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan ekstra bagi warga yang ingin menikmati suasana kota.
"Pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa malam bebas kendaraan atau car free night, termasuk menutup jalan tertentu untuk area parkir," ujar AKP Riki Kustiawan.
Kebijakan ini sengaja dirancang agar arus lalu lintas tetap terkendali meskipun aktivitas masyarakat meningkat tajam. Selain untuk mengurai kemacetan, keamanan para pengguna jalan menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar bagi jajaran kepolisian.
Ruang publik yang tersedia nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk merayakan malam takbiran dengan lebih leluasa. Hal ini juga memberikan kemudahan bagi mereka yang masih ingin berbelanja kebutuhan Lebaran di pusat pertokoan.
Dilansir dari keterangan resmi pihak berwenang, seluruh persiapan teknis ini dipastikan sudah siap sebelum hari pelaksanaan. Kasat Lantas AKP Riki Kustiawan menyampaikan rencana tersebut secara terbuka pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Dengan adanya kantung parkir yang terorganisir, diharapkan tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan di bahu jalan. Langkah ini menjadi bagian dari pelayanan prima kepolisian dalam menjaga ketertiban umum di Kota Tasikmalaya.