KABARWARTA.ID - Dunia pendidikan di wilayah Depok, Jawa Barat, tengah diguncang oleh sebuah kabar yang sangat menghebohkan dan mencoreng nama institusi. Isu ini melibatkan seorang oknum tenaga pendidik dari Madrasah Tsanawiah (MTs) setempat.
Oknum guru yang diinisialkan sebagai IK ini menjadi sorotan publik setelah ditemukan menyebarkan materi promosi untuk jasa layanan seksual di area Tangerang Selatan. Kejadian ini sontak memicu penyelidikan lebih lanjut mengenai latar belakangnya.
Lebih mengejutkan lagi, terungkap fakta bahwa IK diduga telah mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) selama lebih dari satu dekade. Kondisi kesehatan ini menjadi isu krusial dalam perkembangan kasus yang terjadi.
Kepala MTs tempat IK mengabdi, Eka Fajriawati, telah memberikan konfirmasi mengenai informasi kesehatan tenaga pendidiknya tersebut. Pihak sekolah mengambil langkah klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan untuk memverifikasi kabar yang beredar.
Eka Fajriawati menjelaskan bahwa informasi mengenai status kesehatan IK diperoleh setelah dilakukan wawancara mendalam dengan guru tersebut. Proses klarifikasi ini dilakukan untuk memastikan kebenaran isu yang menyebar luas di masyarakat.
"Sesuai pengakuan IK dengan Pak Jarkasih, bahwa benar jika yang bersangkutan terjangkit HIV dari tahun 2014," ujar Eka Fajriawati lewat pesan singkat, Selasa (31/3/2026).
Pernyataan ini mengonfirmasi riwayat penyakit yang diderita IK, yang disebutkannya telah diderita sejak tahun 2014, berdasarkan pengakuan yang disampaikan kepada pihak sekolah. Informasi ini didapatkan saat proses klarifikasi internal berlangsung.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius, tidak hanya karena melibatkan seorang pendidik, tetapi juga karena adanya pengungkapan kondisi kesehatan yang sensitif terkait penyebaran brosur layanan dewasa. Pihak sekolah diharapkan mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku.