KABARWARTA.ID - Pergerakan arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat masih menunjukkan volume yang substansial pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi ini menandakan bahwa aktivitas masyarakat mulai beralih dari fase mudik ke kegiatan lain.

Fokus utama peningkatan kepadatan kini terlihat jelas pada jalur-jalur yang menuju kawasan wisata populer. Selain itu, jalan tol arteri penghubung antar daerah juga mengalami lonjakan signifikan dalam volume kendaraan yang melintas.

Meskipun secara keseluruhan kondisi lalu lintas masih dikategorikan terkendali oleh otoritas terkait, beberapa titik krusial dilaporkan mengalami kemacetan yang cukup padat. Hal ini memerlukan pemantauan ketat dari petugas di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, memberikan pandangan mengenai pergeseran pola pergerakan masyarakat saat ini. Tren menunjukkan bahwa arus kepulangan telah mereda, digantikan oleh pergerakan menuju tujuan rekreasi.

"Secara umum kondisi lalu lintas di Jawa Barat masih terkendali, meskipun terdapat kepadatan di sejumlah titik menuju kawasan wisata dan jalur utama," ujar Dhani Gumelar, Senin (23/3/2026). Pernyataan ini mengindikasikan situasi masih dalam batas aman meskipun ada titik kemacetan.

Dhani Gumelar juga menambahkan mengenai dominasi jenis kendaraan yang terlihat di jalanan pasca-libur panjang tersebut. Pergerakan kendaraan roda dua disebut menjadi kontributor utama dalam tingginya volume lalu lintas saat ini.

"Pergerakan kendaraan masih cukup tinggi, terutama roda dua yang mendominasi," kata Dhani Gumelar, merinci bahwa sepeda motor menjadi mayoritas pengguna jalan di jalur-jalur tersebut.

Pergeseran fokus perjalanan dari perjalanan jarak jauh mudik ke perjalanan lokal dan wisata ini menjadi indikator pemulihan aktivitas sosial ekonomi masyarakat Jawa Barat. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga masa liburan berakhir.

Pihak Dishub Jawa Barat terus mengimbau kepada para pengendara untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan kesabaran selama melakukan perjalanan di tengah volume kendaraan yang tinggi ini.