KABARWARTA.ID - Pemerintah Amerika Serikat (AS) bersiap memperkenalkan uang kertas dolar baru yang akan membawa perubahan historis pada desainnya. Perubahan ini menandai momen pertama kalinya tanda tangan presiden yang masih menjabat dicantumkan pada mata uang resmi negara tersebut.

Keputusan ini disebut sebagai bagian dari momentum peringatan 250 tahun kemerdekaan AS. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menjadi salah satu tokoh utama di balik kebijakan baru ini.

Langkah ini secara resmi mengakhiri tradisi yang telah berjalan selama 165 tahun lamanya, sejak uang kertas pertama kali diterbitkan pada tahun 1861. Sebelumnya, desain dolar selalu menampilkan tanda tangan pejabat Departemen Keuangan.

"Tidak ada cara yang lebih kuat untuk mengakui pencapaian bersejarah negara kita dan Presiden Donald J Trump selain melalui uang dolar AS yang memuat namanya," ujar Scott Bessent, dilansir dari Reuters, Jumat (27/3).

Perubahan mendasar ini terletak pada penggantian tanda tangan pejabat yang selama ini menjadi standar pada uang kertas. Bendahara AS terakhir yang menandatangani uang kertas adalah Lynn Malerba, yang menjabat pada era Presiden Joe Biden.

Pencetakan perdana uang kertas dengan desain baru ini dijadwalkan dimulai pada bulan Juni mendatang. Pecahan awal yang akan menerima perubahan ini adalah uang kertas senilai US$100.

Uang kertas US$100 baru tersebut akan memuat tanda tangan Presiden Donald Trump bersama dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Setelah itu, penerapan tanda tangan Trump akan diperluas secara bertahap ke pecahan mata uang lainnya.

Pemerintah saat ini masih melanjutkan produksi uang kertas dengan tanda tangan pejabat sebelumnya, yaitu Menteri Keuangan Janet Yellen dan Bendahara Lynn Malerba. Diperkirakan uang baru ini membutuhkan waktu beberapa minggu untuk beredar luas di sistem perbankan nasional.

Meskipun terjadi perubahan signifikan pada tanda tangan, elemen desain utama uang kertas dipastikan tidak akan mengalami modifikasi substansial. Fitur penting seperti tulisan ikonik 'In God We Trust' akan tetap dipertahankan.