KABARWARTA.ID - Pemerintah Kabupaten Karawang tengah mematangkan persiapan untuk menyambut lonjakan arus wisatawan yang diprediksi akan membanjiri wilayah tersebut pada periode libur panjang Idulfitri tahun 2026 mendatang.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, secara aktif memimpin upaya instansi daerah dalam mengantisipasi kedatangan para pelancong domestik maupun mancanegara. Persiapan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan sektor pariwisata daerah.
Analisis mendalam telah dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang sebagai landasan pengambilan keputusan oleh Pemerintah Kabupaten. Hasil kajian ini menjadi dasar proyeksi peningkatan kunjungan wisatawan.
Proyeksi optimis ini bukan tanpa dasar, melainkan didukung oleh rekam jejak kinerja sektor pariwisata daerah pada momentum hari raya sebelumnya. Data historis menjadi tolok ukur utama dalam menetapkan target baru.
"Pemkab memperkirakan lonjakan kunjungan wisatawan akan terjadi selama momentum libur panjang Lebaran 2026," demikian disampaikan oleh pihak terkait mengenai proyeksi pertumbuhan pariwisata Karawang.
Bupati Aep Syaepuloh mengungkapkan bahwa optimisme ini tumbuh signifikan setelah melihat tren positif dari tahun-tahun sebelumnya. Data akurat menjadi kunci dalam menyusun strategi penyambutan wisatawan.
Sebagai perbandingan, Disparpora mencatat bahwa selama momen Lebaran tahun 2025, tercatat sebanyak 74.428 pelancong telah memilih Karawang sebagai destinasi liburan mereka. Angka ini menjadi patokan awal peningkatan target.
"Disparpora mencatat sebanyak 74.428 pelancong menghabiskan waktu libur mereka di Karawang pada momen Lebaran 2025," kutipan ini menegaskan keberhasilan Karawang menarik wisatawan tahun lalu.
Dengan target baru yang ditetapkan mencapai 100.000 wisatawan, Pemkab Karawang menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan dan mendiversifikasi potensi wisata yang dimiliki kabupaten tersebut.